Selasa, 28 Januari 2014

LAPORAN PENDAHULUAN DEFISIT PERAWATAN DIRI

A . MASALAH UTAMA
Defisit Perawatan Diri
 
  1. PROSES TERJADINYA MASALAH
1.      Pengertian
Perawatan diri adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhikebutuhannya guna memepertahankan kehidupannya, kesehatan dan kesejahteraan sesuai dengan kondisi kesehatannya, klien dinyatakan terganggu keperawatan dirinya jika tidak dapat melakukan perawatan diri ( Depkes 2000).
Defisit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktifitas perawatan diri (mandi, berhias, makan, toileting) (Nurjannah, 2004).
2.      Tanda dan Gejala
·         Mandi / hygiene
Klien mengalami ketidakmampuan dalam membersihkan badan, memperoleh atau mendapatkan sumber air, mengatur suhu atau aliran air mandi, mendapatkan perlengkapan mandi, mengeringkan tubuh, serta masuk dan keluar kamar mandi.
·         Berpakaian / berhias
Klien mempunyai kelemahan dalam meletakkan atau mengambil potongan pakaian, menanggalkan pakaian, serta memperoleh atau menukar pakaian. Klien juga memiliki ketidakmampuan mengenakan pakaian dalam, menggunakan kancing tarik, melepaskan pakaian, menggunakan kaos kaki.
·         Makan
Klien mempunyai ketidakmampuan dalam menelan makanan, mempersiapkan makanan, mengunyah, menangani perkakas, mengambil cangkir atau gelas, cukup makanan denga aman
·         BAB / BAK (toileting)
Klien memiliki keterbatasan atau ketidakmampuan dalam mendapatkan jamban atau kamar kecil, duduk atau bangkit dari jamban,memanipulasi pakaian untuk toileting, membersihkan diri setelah BAB/ BAK dengan tepat.
·         Keterbatasan perawatan diri diatas biasanya diakibatkan karena stressor yang cukup berat dan sulit ditangani oleh klien.
  1. POHON MASALAH
                        Resiko tinggi isolasi sosial                  akibat
                                   
Defisit perawatan diri                       core problem
Harga Diri Rendah Kronis                sebab
  1. MASALAH KEPERAWATAN YANG MUNGKIN MUNCUL
1.      Defisit Perawatan Diri
2.      Harga Diri Rendah Kronis
3.      Resiko Tinggi Isolasi Sosial
  1. DATA YANG PERLU DIKAJI
Masalah Keperawatan
Data yang perlu dikaji
Defisit Perawatan Diri
Subjektif :
·      Klien mengantakandirinya malas berdandan
·      Klien mengatakan ingin disuapi makan
·      Klien mengatakan jarang membersihkan alat kelaminnya setelah BAB /BAK
Objektif :
·      Ketidakmampuan mandi / membersihkan diri ditandai dengan rambut kotor, gigi kotor, kulit berdaki dan berbau, kuku panjang dan kotor
·      Ketidakmampuan berpakaian / berhias ditandai dengan rambut acak – acak, pakaian kotor dan tidak rapi, pakaian tdk sesuai, tidak bercukur.
·      Ketidakmampuan makan secara mandiri ditandai dengan ketidakmampuan mengambil makanan sendiri, makanan berceceran
·      Ketidakmampuan BAB / BAK secara mandiri ditandai dengan BAB / BAK tidak pada tempatnya, tidak membersihkan diri dengan baik setelah BAB / BAK.
  1. DIAGNOSIS KEPERAWATAN
Defisit Perawatan Diri
  1. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
1.      Tujuan
Klien mampu melakukan aktivitas perawatan diri secara mandiri seperti mandi atau membersihka diri, berpakaian / berhias, makan dan BAB / BAK
2.      Tindakan Keperawatan Untuk Klien
·         Mengkaji kemampuan melakukan perawatan diri meliputi mandi / membersihkan diri, berpakaian /  berhias, makan, dan BAB / BAK secara mandiri
·         Memberikan cara melakukan mandi / membersihkan diri, berpakaian / berhias, makan dan BAB / BAK secara rutin
·         Keluarga mampu merawat anggota keluarga yang mengawali masalah kurang perawatan diri
3.      Tindakan Keperawatan Untuk Keluarga Klien
Keluarga dapat meneruskan melatih klien dan mendukung agar kemampuan klien dalam perawatan dirinya meningkat
Serangkaian intervensi ini dapat saudara lakukan dengan cara sebagai berikut :
·         Diskusikan dengan keluarga tentang fasilitas kebersihan diri yang dibutuhkan oleh klien agar dapat menjaga kebersihan diri
·         Anjurkan keluarga untuk terlibat dalam merawat dan memantu klien dalam merawat klien (sesuai jadwal yang telah disepakati)
·         Anjurkan keluarga untuk memberikan pujian atas keberhasilan klien dalam merawat diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar