Kamis, 10 Maret 2016

Update Terbaru Panduan CPR dan ECC 2015 AHA

Image from : https://eccguidelines.heart.org
Saat ini AHA ( American Heart Association ) telah mempublikasikan Update Terbaru Panduan CPR ( Cardio Pulmonary Resuscitation) dan juga ECC ( Emergency Cardiovascular Care ) per bulan Oktober 2015.


Ini menandai 49 tahun sejak panduan CPR pertama kali diluncurkan pada tahun 1966 oleh Ad Hoc Committee on Cardiopulmonary Resuscitation yang didirikan oleh National Academy of Science of the National Research Council. Sejak saat itu, secara periodik Panduan CPR telah di publikasikan oleh AHA diantaranya tahun 1974, 1980, 1986, 1992, 200, 2005, 2010, dan sekarang 2015.
Pada Panduan CPR tahun 2010, AHA telah mengembangkan CPR yang berfokus pada evidence-based recommendations untuk resusitasi, ECC dan penanganan pertama atau first aid. Untuk tahun 2015, AHA berfokus pada perkembangan terbaru dalam ilmu pengetahuan dan juga kontroversi-kontroversi yang terjadi sejak panduan 2010 dirilis. Sehingga diharapkan dalam 5 tahun kedepan, panduan ini bisa memberikan penanganan life-saving yang efektif berdasarkan ilmu pengetahuan terbaru.
Masih menggunakan 5 komponen high-quality CPR yang mana diantaranya :
  1. Ensuring chest compressions of adequate rate – kompresi adekuat
  2. Ensuring chest compressions of adequate depth – kedalaman yang adekuat
  3. Allowing full chest recoil between compressions – recoil maksimal diantara kompresi
  4. Minimizing interruptions in chest compressions – interupsi minimal
  5. Avoiding excessive ventilation – hindari ventilasi berlebih
Pada Panduan CPR tahun 2015, AHA menambahkan beberapa perubahan yang signifikan diantaranya :
  • Pada korban dewasa dengan henti jantung, kompresi jantung dilakukan dengan kecepatan 100/min sampai 120/min
  • Ketika CPR dilakukan, kedalaman kompresi haruslah 2 inch atau 5 cm untuk dewasa sedang. Pada dewasa lanjutan, kompresi dilakukan dengan kedalaman 2.4 inch atau 6 cm.
  • Pada korban dewasa dengan henti jantung, total preshock dan postshock dihentikan dalam kompresi harus sesegera mungkin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar