Jumat, 11 Agustus 2017

TERAPI INTRAVENA pemasangan infus

TERAPI INTRAVENA

  1. Definisi
Terapi intravena adalah tindakan yang dilakukan dengan cara memasukkan cairan, elektrolit, obat intravena dan nutrisi parenteral ke dalam tubuh melalui intravena. Tindakan ini sering merupakan tindakan life saving seperti pada kehilangan cairan yang banyak, dehidrasi dan syok, karena itu keberhasilan terapi dan cara pemberian yang aman diperlukan  pengetahuan dasar tentang keseimbangan cairan dan elektrolit serta asam basa. Tindakan ini merupakan metode efektif dan efisien dalam memberikan suplai cairan ke dalam kompartemen intravaskuler. Terapi intravena dilakukan berdasarkan order dokter dan perawat bertanggung jawab dalam pemeliharaan terapi yang dilakukan. Pemilihan pemasangan terapi intravena didasarkan  pada beberapa faktor, yaitu tujuan dan lamanya terapi, diagnosa pasien, usia, riwayat kesehatan dan kondisi vena pasien. Apabila pemberian terapi intravena dibutuhkan dan diprogramkan oleh dokter, maka perawat harus mengidentifikasi larutan yang benar, peralatan dan prosedur yang dibutuhkan  serta mengatur dan mempertahankan sistem.

cara menghitung tetesan infus

Rumus Tetesan Infus – Setiap ahli medis harus tahu bagaimana cara menghitung tetesan infus dengan tepat dan benar. Menghitung tetesan infus tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa sangat berbahaya. Untuk itu harus memakai dasar karena ada cairan yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien.

INFUS CAIRAN INTRAVENA (Macam-Macam Cairan Infus)

Infus cairan intravena (intravenous fluids infusion) adalah pemberian sejumlah cairan ke dalam tubuh, melalui sebuah jarum, ke dalam pembuluh vena (pembuluh balik) untuk menggantikan kehilangan cairan atau zat-zat makanan dari tubuh.
Secara umum, keadaan-keadaan yang dapat memerlukan pemberian cairan infus adalah:
  1. Perdarahan dalam jumlah banyak (kehilangan cairan tubuh dan komponen darah)
  2. Trauma abdomen (perut) berat (kehilangan cairan tubuh dan komponen darah)
  3. Fraktur (patah tulang), khususnya di pelvis (panggul) dan femur (paha) (kehilangan cairan tubuh dan komponen darah)
  4. “Serangan panas” (heat stroke) (kehilangan cairan tubuh pada dehidrasi)
  5. Diare dan demam (mengakibatkan dehidrasi)
  6. Luka bakar luas (kehilangan banyak cairan tubuh)
  7. Semua trauma kepala, dada, dan tulang punggung (kehilangan cairan tubuh dan komponen darah)

kti m.wahyu putra

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Indonesia di lingkungan ASEAN merupakan negara dengan angka kematian ibu dan perinatal tertinggi yang berarti kemampuan untuk memberikan pelayanan kesehatan masih memerlukan perbaikan yang bersifat menyeluruh dan lebih bermutu. Persalinan di Indonesia setiap tahunnya diperkirakan sekitar 5.000.000 jiwa dapat dijabarkan bahwa angka kematian ibu sebesar 15.000-15.500 setiap tahunnya (Manuaba, 2010: 3)

Minggu, 30 Juli 2017

PROSEDUR FISIOTERAPI DADA/POSTURAL DRAINAGE



A. Pengertian
Fisioterapi dada merupakan tindakan keperawatan dengan melakukan drainase postural, tepukan dan vibrasi pada pasien yang mengalami gangguan sistem pernafasan.
B. Tujuan
Tindakan ini bertujuan meningkatkan efisiensi pola pernafasan dan membersihkan jalan nafas.

Faring : Pengertian, Struktur, Fungsi, Bagian



PENGERTIAN FARING
Faring adalah saluran berbentuk seperti tabung kerucut yang dimulai dari bagian belakang hidung dan rongga mulut sampai dengan bagian sebelum trakea (batang tenggorokan) dan esofagus (Tabung yang terhubun ke lambung). Bagian faring semakin menyempit dari awal ke akhir sehingga menyerupai sebuah corong Faring termasuk ke dalam bagian dari sistem pernapasan juga bagian dari sistem pencernaan. Kata faring berasal dari bahasa yunani yaitu Pharynx yang artinya tenggorokkan. Faring umumnya memiliki panjang sekitar 12 - 15 cm.

PENGUKURAN TANDA2 VITAL (VITAL SIGN



Mengukur Suhu Oral
A1
Pengertian
Mengukur suhu tubuh dengan menggunakan thermometer yang di tempatkan di mulut.
Tujuan
Mengetahui suhu tubuh klien untuk menentukan tindakan keperawatan dan membantu menentukan diagnosis.