PIRACETAM
Komposisi
Injeksi : Tiap ml mengandung Piracetam 200 mg.
Kaplet salut selaput : Tiap kaplet salut selaput mengandung Piracetam 800 mg.
Farmakologi
Piracetam adalah suatu nootropic – Agent.
Indikasi
Injeksi IV/IM : Pengobatan infark serebral.
Kaplet :
1. Gejala
– gejala involusi yang berhubungan dengan usia lanjut : Dosia awal 2,4 g
selama 6 minggu (terbagi dalam 3 dosis). Diikuti dengan dosis 1,2 g
sehari (terbagi dalam 3 dosis) sebagai dosis pemeliharaan. 1. Alkoholisme
dan adiksi : Predelirium, delirium tremens, gangguan fungsi dan
kemunduran mental yang diakibatkan oleh alkoholisme kronik (gangguan
daya ingat, konsentarsi pikiran, perhatian dan gangguan mental),
pengobatan detoksifikasi (untuk gangguan karena penghentian obat secara
mendadak, hilang dan kurang nafsu makan).
2. Sindrom
pasca trauma : Disfungsi otak yang berhubungan dengan akibat pasca
trauma (sakit kepala, vertigo, agitasi, gangguan daya ingat dan
astenia).
Kontra – Indikasi
Hipersensitif terhadap piracetam, gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin < 20 ml/menit).
Efek Samping
Rasa
gugup, agitasi, iritabilitas, rasa lelah dan gangguan tidur. Gangguan
saluran cerna misalnya : nausea, muntah, diare dan gastralgia. Yang
jarang terjadi adalah pusing – pusing, sakit kepala, tremor, peningkatan
libido. Mulut kering, penambahan berat badan dan umunya reaksi
hipersensitivitas dermatologik.
Dosis
Injeksi : Dosis umum : 1 gram 3 x 1 sehari IV atau IM
Kaplet :
1. Gejala
psiko – organik yang berhubungan dengan usia lanjut : Dosis awal 2,4 g
selama 6 minggu (terbagi dalaam 3 dosis). Diikuti dengan dosis 1,2 g
sehari (terbagi dalam 3 dosis) sebagai dosis pemeliharaan.
2. Gejala pasca trauma : Dosis rata – rata :
Dosis
awal : 3 kali sehari 800 mg secara oral. Bila efek yang diinginkan
sudah diperoleh kurangi dosis secara bertahap sampai pada 400 mg 3 kali
sehari.
Dosis lazim : 1,2 – 4,8 mg/hari (terbagi dalam 2 atau 3 kali dosis)
3. Dosis
untuk pasien lanjut usia dan gangguan fungsi ginjal : pada pasien
tersebut waktu paruh akan meningkat secara langsung sesuai dengan fungsi
ginjal atau kliren kreatinin.
4. Penelitian
menunjukkan bahwa perubahan ekskresi kreatinin dipengaruhi oleh umur.
Karena itu dilakukan penyesuaian dosis seperti tabel berikut bila kliren
kreatinin < 60 mL/min atau serum kreatinin > 1,25 mg/100 mL pada
pasien diatas 65 tahun.
Kliren Kreatinin
(mL/min)
|
Serum Kreatinin
(mg/100mL)
|
Dosis
|
60 – 40
|
1,25 – 1,7
|
½ dosis lazim
|
40 – 20
|
1,70 – 3,0
|
¼ dosis lazim
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar