- PENDAHULUAN
Dasar teknik inhalasi yang berlaku
sekarang sebenarnya sudah ada sejak zaman Yunani, yaitu dengan menggunakan uap
ramu-ramuan yang dihirup. Hingga
kini pun masih ada yang menggunakan cara inhalasi tradisional untuk meringankan
gejala batuk pilek, yakni dengan menghirup uap dari sebaskom air panas yang
dicampur dengan beberapa tetes minyak penghangat. Namun, cara
tradisional ini tetap tidak bisa menggantikan inhalasi dengan nebulizer.
"Efek inhalasi tradisional sekadar melonggarkan pernapasan tapi tidak
berfungsi mengeluarkan lendir karena bahan-bahan seperti minyak kayu putih
tidak mengandung zat penghancur lendir. Sedangkan obat-obatan yang dimasukkan
dalam nebulizer dapat berfungsi melonggarkan pernapasan sekaligus mengencerkan
lendir agar mudah dikeluarkan."
- PENGERTIAN
Inhalasi menurut Muljono Wirjodiardjo, M.D.,Ph.D
merupakan bagian dari fisioterapi paru-paru (chest physiotherapy). Tepatnya, cara
pengobatan dengan memberi obat (sejenis aerosol) dalam bentuk uap secara
langsung pada alat pernapasan menuju paru-paru.
Berikut beberapa macam terapi inhalasi:
·
Metered Dose Inhaler (MDI)
·
Dry Powder Inhaler (DPI)
·
Nebulizer
·
Inhalasi sederhana/tradisional
Inhalasi sederhana yaitu memberikan
obat dengan cara dihirup dalam bentuk uap ke dalam saluran pernafasan yang
dilakukan dengan bahan dan cara yang sederhana serta dapat dilakukan dalam
lingkungan keluarga.
Terapi ini lebih efektif ketimbang obat
oral/minum seperti tablet atau sirup. obat oral akan melalui berbagai
orgab dulu seperti ke lambung, ginjal, atau jantung sebelum sampai ke
sasarannya, yakni paru-paru. Sehingga ketika sampai paru-paru, obatnya relatif tinggal
sedikit.
Sedangkan dengan inhalasi, obat akan
bekerja cepat dan langsung. Selain itu dosis obat pada terapi inhalasi sangat
kecil dan tidak memiliki efek samping ke bagian tubuh lain.
C. TUJUAN UTAMA
Membuat pernapasan yang terganggu akibat adanya lendir atau
tengah mengalami sesak napas menjadi kembali normal
- INDIKASI
- Asma akibat Bersihan jalan nafas tidak efektif
- Batuk-pilek ringan (tidak disertai demam dan lamanya belum lebih dari 3 hari).
- ALAT DAN BAHAN
- Ruangan tertutup
- Baskom ukuran sedang
- Obat-obatan aromatherapi seperti minyak kayu putih
- Air panas
- CARA KERJA
- Persiapkan alat dan bahan
- Campurkan minyak kayu putih dengan air panas dalam baskom dengan perbandingan 2-3 tetes minyak kayu putih untuk 250 ml (1 gelas) air hangat.
- Tempatkan pasien dan campuran tersebut di ruangan tertutup supaya uap tidak tercampur denga udara bebas.
- Hirup uap dari campuran tersebut selama ± 5-10 menit atau pasien sudah merasa lega dengan pernafasannya.
- KEUNTUNGAN THERAPI INHALASI SEDERHANA
Keuntungan dari Inhalasi sederhana anatar lain:
- Lebih mudah untuk dilakukan
- Biaya lebih terjangkau
- KEKURANGAN THERAPI INHALASI SEDERHANA
Selain keuntungan, therapi sederhana juga memiliki
kekurangan antara lain yaitu:
- Kurang efektif di berikan pada balita karena uap air panas dan bau minyak penghangatnya terlalu kuat. Belum lagi risiko kecelakaan terkena tumpahan air panas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar