Minggu, 30 Juli 2017

SISTEM PERNAPASAN



A.    Pengertian
Sistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Pada hewan berkaki empat, sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Berbagai variasi sistem pernapasan ditemukan pada berbagai jenis makhluk hidup. Bahkan pohon pun memiliki sistem pernafasan.

B.     Organ-Organ Pernafasan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC_HPkqEsyQ161MhvYZdgNY-Nn1_XFO6yWJ1g1-m2CBasqD6jOt86K7h2Rtce7oKNq-1tFFKqrCF83y-S4VurivcwRu2JHhEmxX-d16PT2wvkj2UMsugQgozmS-loErcOt-sm3XZsaZts/s1600/ehb_respiratorysystem.gif

1.      Hidung
Hidung merupakan saluran pernafasan teratas,hidung adalah bangunan berongga yang terbagi oleh sebuah sekat di tengah menjadi rongga hidung kiri dan kanan. Masing-masing rongga di bagian depan berhubungan ke luar melalui nares (lubang hidung),anterior dan di belakang berhubungan dengan bagian atas faring (nasofaring) dan rongga hidung di bagi menjadi bagian vestibulum,yaitu bagian lebih lebar tepat di belakang nares anterior,dan bagian respirasi.
Fungsi Hidung,terdiri dari :
1.      Bekerja sebagai saluran udara pernafasan.
2.      Sebagai penyaring udara pernafasan yang di lakukan oleh bulu-bulu hidung.
3.      Dapat menghangatkan udara pernafasan oleh mukosa.
4.      Membunuh kuman-kuman yang masuk,bersama-sama udara pernafasan oleh leukosit yang terdapat dalam selaput lendir (mukosa) atau hidung.
2.      Faring
Faring terdiri dari nasofaring,orofaring,laringofaring
a.       Nasofaring terletak tepat sebelah belakang rongga hidung,di bawah dasar tengkorak,dan di sebelah depan vertebrae servikalis ke 1 dan ke 2.
b.      Orofaring merupakan saluran penghubung ke sistem pencernaan dan sistem pernafasan,karena makanan masuk ke dalamnya dari nasofaring dan paru-paru
c.       Orofaring pada bagian bawahnya berlanjut dengan laringofaring,yang merupakan bagian dari faring yang tepat di belakang laring,dan dengan ujung bawah esophagus.Pada daerah laringofaring bertemu system pernafasan dan pencernaan.
3.      Laring
Laring terletak pada garis tengah bagian depan leher,terbenam dalam kulit,kelenjar tiroid dan beberapa otot kecil,serta pada bagian depan laringofaringeus dan bagian atas esophagus,laring bukan hanya berfungsi sebagai jalan udara dari faring ke saluran nafas lainnya,namun juga menghasilkan sebagian besar suara yang di pakai untuk berbicara dan bernyanyi.
Laring terdiri dari 5 tulang rawan antara lain :
1.      Kartilago tiroid (1 buah) depan jakun (Adam’s aple),sangat jelas terlihat pada pria.
2.      Kartilago ariteanoid (2 buah) yang berbentuk beker.
3.      Kartilago krikoid (1 buah) yang berbentuk cincin.
4.      Kartilago epiglottis (1 buah)
4.      Trakhea
            Trakhea adalah tabung terbuka berdiameter 2,5 cm dan panjang 10-12 cm,terletak di bagian depan  
           esophagus,dari mulai bagian bawah krikoid kartilago laring dan berakhir setinggi vertebrae torakal IV  
           atau V. Trakhea bercabang menjadi bronchus kiri dan kanan.
         Trakhea terbentuk dari 16-20 cincin kartilago yang terbentuk C di hubungkan satu sama lainnya  
       dengan  jaringan fibrosa.Trakhea di lapisi oleh sel efitel bertingkat dan sel goblet.Sel goblet menghasilkan 
         mucus dan silia berfungsi menyapu partikel yang berhasil lolos saringan dari saringan hidung,kea rah  faring untuk di telan atau di ludahkan atau di batukkan.
5.      Bronchus
Trakhea bercabang menjadi bronchus utama (primer) kiri dan kanan.Bronkhus kanan lebih gemuk dan pendek serta lebih vertical di bandingkan dengan bronchus kiri.
6.      Bronchiolus
Setiap bronchus lobaris bercabang lagi menjadi bronchus tersier (segmental).Setelah 9 atau 12 generasi percabangan,ukuran saluaran telah mengecil sampai berdiameter 1 mm.Saluran ini di sebut bronchioles,yang turut menyusun lobules paru.
7.      Alveolus
Duktus alveolus merupakan cabang dari bronchus respiratorius.Alveolus adalah unit fungsional paru sebagai tempat pertukaran gas,setiap paru mengandung kurang lebih 350 juta alveoli,masing-masing di kelilingi kapiler darah,alveoli berkelempok mirip buah anggur dan menyediakan permukaan yang amat luas bagi pertukaran gas,yaitu 60-70 mm2.

C.    Pengkajian
1.      Riwayat Kesehatan
Riwayat kesehatan yang di kaji meliputi data saat ini dan yang telah lalu.Perawat juga mengkaji keadaan pasien dan keluarganyya.Kajian tersebut berfokus kepada minisfestasi klinik keluhan utama,kejadian yang membuat kondisi sekarang ini,riwayat kesehatan masa lalu,riwayat kesehatan keluarga,dan riwayat psikososial.Riwayat kesehatan di mualai dari biografi pasien.
a.       Keluhan Utama
Keluhan utama akan menentukan prioritas intervensi dan mengkaji pengetahuan pasien tenteng kondisinya saat ini.Keluhan utama yang biasa muncul pada pasien yang mengalami gangguan siklus O2 dan CO2 antara lain batuk,peningkatan produksi sputum,dispnea,hemoptisis,wheezing,stridor,dan nyeri dada.
b.      Riwayat kesehatan masalalu
Perawat menanyakan tentang riwayat penyakit pernafasan klien. Secara umum perawatmenanyakantentang:
1) Riwayat merokok : merokok sigaret merupakan penyebab penting kanker paru-paru, emfisema dan bronchitis kronik. Semua keadaan itu sangat jarang menimpa non perokok. Anamnesisharusmencakuphal-hal:
a)      Usia mulainya merokok secara rutin.
b)      Rata-rata jumlah rokok yang dihisap perhari
c)      Usia melepas kebiasaan merokok.
2) Pengobatan saat ini dan masalalu
3) Alergi
4)Tempat tinggal
c. Riwayat Kesehatan Keluarga
    Tujuan menanyakan riwayat keluarga dan sosial pasien penyakit paru-paru sekurang-kurangnya ada tiga,
     yaitu :
1)      Penyakit infeksi tertentu : khususnya tuberkulosa, ditularkan melalui satu orang ke orang lainnya; jadi dengan menanyakan riwayat kontak dengan orang terinfeksi dapat diketahui sumber penularannya.
2)      Kelainan alergis, seperti asthma bronchial, menunjukkan suatu predisposisi keturunan tertentu; selain itu serangan asthma mungkin dicetuskan oleh konflik keluarga atau kenalan dekat.
3)      Pasien bronchitis kronik mungkin bermukim di daerah yang polusi udaranya tinggi. Tapi polusi udara tidak menimbulkan bronchitis kronik, hanya memperburuk penyakit tersebut.

2.   Kajian Sistem
             Kajian sistem terdidri dari inspeksi,palpasi,perkusi,auskultasi
3.      Pengkajian Fsikososial
Meliputi kajian tentang aspek kebiasaan hidup pasien yang secara signifikan berpengaruh terhadap fungsi respirasi.beberapa kondisi respirator timbul akibat stress.penyakit pernafasan kronis dapat menyebabkan perubahan dalam peran keluarga dan hubungan dengan orang lain,isolasi sosial,masalah keuangan,pekerjaan,atau ketidak mampuan.Dengan mendiskusikan mekanisme pengobatan,perawat dapat mengkaji reaksi pasien terhadap masalah stress psikososial dan mencari jalan keluarnya.
B.     Diagnosa Keperawatan
Diagnosa keperawatan yang berhubungan dengan gangguan saluaran pernafasan (oksigenasi) yang mencakup ventilasi,difusi dan transportasi sesuai dengan klasifikasi NANDA (2005) serta pengembangn dari penulis antara lain :
1.      Bersihkan jalan nafas tidak efektif
2.      Kerusakan pertukaran gas
3.      Pola nafas tidak efektif
4.      Intoleransi aktivitas
5.      Penurunan curah jantung
6.      Resiko terhadap aspirasi
C.    PERENCANAAN
1.      Intervensi umum
a.       Posisi
b.      Kontrol lingkungan
c.       Aktivitas dan istirahat
d.      Oral hygine
e.       Hidrasi Adekuat
f.       Pencegahan dan kontrol infeksi
g.      Dukungan psikososial
2.      Agen Farmakologi Respiratory
a.       Antimicrobials (Antibiotik)
b.      Bronchodilators
c.       Adrenal glukokortikoids (prednisone)
d.      Antitusive
e.       Mucolitycs
f.       Antiallergenics
g.      Vasoconstrictor dan decongestan
3.      Terapi Respiratory
Perawat melakukan terapy respiratory dengan memfasilitasi latihan batuk efektif dan nafas dalam.
4.      Fisioterapi Dada
Terdiri atas perkusi dada,vibrasi  dada,dan postural drainase.
5.      Oksigen
Oksigen tambahan di berikan untuk pasien yang mengalami hipoksemia.

resume sistem pernapasan
Sistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Pada hewan berkaki empat, sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas.
Organ-organ pernapasan terdiri dari;
a. hidung
b.faring
c.laring
d.trakhea
e.bronchus
f. bronchiolus
g. alveolus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar